Miris! Kabupaten Tasikmalaya Jadi "Juara 2" Jalan Hancur se-Jawa Barat, Segini Panjang Rusaknya

jalan rusak
Salah satu ruas jalan rusak di Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA – Kabupaten Tasikmalaya mencatatkan rekor memprihatinkan sebagai daerah dengan infrastruktur jalan rusak berat terpanjang kedua di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, total ruas jalan yang kondisinya memprihatinkan di wilayah ini mencapai 296,89 kilometer.

Angka tersebut menempatkan Tasikmalaya tepat di bawah Kabupaten Sukabumi yang “berhasil” menduduki peringkat pertama dengan kerusakan jalan sepanjang 507,48 kilometer.

Data ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Dari total 1.230,47 kilometer jalan kabupaten yang tercatat di Dinas PUTRPLH setempat, hampir seperempatnya berada dalam kondisi yang membutuhkan penanganan serius.

Baca Juga:Anggaran Miliaran Rupiah untuk Babat Rumput Irigasi di Cisadea-Cisadane Diduga Hanya Jadi Bancakan 

Berikut adalah 10 wilayah dengan kondisi jalan rusak paling parah di Tatar Pasundan versi BPS 2024:

  • Kabupaten Sukabumi: 507,48 km
  • Kabupaten Tasikmalaya: 296,89 km
  • Kabupaten Cianjur: 279,48 km
  • Kabupaten Karawang: 241,01 km
  • Kabupaten Bekasi: 216,17 km
  • Kabupaten Garut: 214,01 km
  • Kabupaten Subang: 193,72 km
  • Kabupaten Bandung Barat: 183,49 km
  • Kabupaten Purwakarta: 150,34 km
  • Kabupaten Bogor: 146,71 km

Menyikapi catatan merah ini, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin buka suara. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Tasikmalaya itu menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur kini menjadi prioritas utama, sejajar dengan sektor pendidikan.

Cecep mengakui bahwa kondisi jalan di wilayahnya memang membutuhkan perhatian ekstra. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi persoalan ini.

“Kami akan lakukan perbaikan dengan anggaran yang telah disiapkan. Untuk 20 persen dari total kerusakan insyaallah bisa kami jawab, mudah-mudahan bisa mencapai 30 persen yang diperbaiki,” ujar Cecep kepada awak media beberapa waktu lalu.

Untuk mewujudkan target perbaikan tersebut, Pemkab Tasikmalaya tidak tinggal diam. Pemerintah akan mengoptimalkan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta menggali potensi investasi lainnya.

Yang menarik, alokasi khusus dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga akan dimaksimalkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan. Langkah ini diambil agar proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat dan hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat.

Dengan hampir 300 kilometer jalan yang rusak berat, warga Tasikmalaya tentu berharap janji perbaikan ini tidak hanya sebatas wacana dan ruas jalan “kasep” (bagus) yang diidamkan bisa segera terwujud.

0 Komentar