JAKARTA – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur menggelar Operasi Lintas Jaya di Jalan Raya Ujung Menteng, tepatnya di depan Grand Cakung, Kecamatan Cakung, Kamis (7/5/2026). Operasi rutin yang menyasar kendaraan angkutan barang dan angkutan umum ini kali ini lebih gencar memberhentikan taksi yang melintas di wilayah Jakarta Timur.
Operasi tersebut digelar pascakejadian taksi Green SM yang mogok dan tertemper kereta rel listrik (KRL) di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur. Peristiwa itu memicu tragedi tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Meski demikian, petugas tidak mengaitkan langsung operasi kali ini dengan kejadian tersebut, tetapi lebih pada penegakan aturan rutin.
Dalam operasi yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu, petugas memberhentikan sebuah taksi Green SM. Setelah dilakukan pemeriksaan surat secara manual dan daring, diketahui bahwa uji berkala kendaraan bermotor (KIR) taksi tersebut sudah mati atau masa berlaku uji kelayakannya telah habis.
Baca Juga:Operasi Lintas Jaya di Jakarta Timur, Polisi Amankan Dua Terduga Begal Bersenjata CeluritPraktik Suap Ijon Proyek Marak, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Butuh Pengawasan Ketat
Edi Sofian, PPNS Pengawas Regu Tindak Sudin Perhubungan Jakarta Timur, menyatakan bahwa petugas kemudian menilang sopir dan menahan kendaraan sebagai barang bukti. Taksi berwarna hijau itu selanjutnya dikendarai sopir menuju tempat pengandangan di Pulo Gebang dengan didampingi Defri, anggota penindak dari Sudin Perhubungan Jakarta Timur. Operasi kali ini melibatkan personel gabungan dari Sudin Perhubungan, Satuan Wilayah Lalu Lintas, Garnisun, serta Intel dari Polres Jakarta Timur.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto, ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengimbau masyarakat agar mengikuti aturan lalu lintas. “Lakukan uji berkala secara rutin,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar untuk memastikan kelayakan kendaraan di jalan raya demi keselamatan bersama. (Amran)
