Laporan Penggunaan Dana BOS di SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu Diduka Fiktif, Perlu perhatian APH?

SMAN 1 Sindang
SMAN 1 Sindang
0 Komentar

INDRAMAYU, Dinamikareview.com – Sejumlah sekolah favorit di wilayah Kabupaten Indramayu Jawa Barat mendapat suntikan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) pada tahun 2024 kemarin.

Bantuan Dana BOS ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Bantuan Dana BOS juga dapat digunakan untuk: melatih dan mengembangkan talenta siswa berprestasi, memperkuat manajemen internal, meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas ekosistem pendidikan.

Selain itu, Dana BOS yang merupakan bagian dari program bantuan pendidikan bernama BOSP juga mencangkup pengunaannya untuk dipergunakan kegiatan sarana dan prasarana dan kegiatan fisik untuk pemeliharaan ruang sekolah, dan beberapa item lainnya untuk menunjang kualitas pendidikan.

Baca Juga:Rusaknya Daerah Hulu Dituding Menjadi Penyebab Banjir CirebonProgram Padat Karya Tunai di Tasikmalaya Diduga Terindikasi KKN, P3KN Siap Laporkan ke KPK-RI

Sayangnya bantuan dana BOS sering disalahgunakan dan menjadi bancakan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan bendahara sekolah. Kedua oknum itu ‘bermain’ untuk memanipulasi angka penggunaan dan pengeluaran.

Selain itu, dalam laporannya 2 oknum tersebut diduga menyimpang tidak sesuai dengan juklak juknis yang ada yang berpotensi merugikan keuangan negara dan mengarah pada tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Seperti yang terjadi di SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu. Disini, penggunaan dana BOS ditemukan banyak yang janggal dan tumpang tindih penggunaan. Parahnya, untuk kegiatan fisik, sepanjang tahun 2024 tidak ada rehab atau bangunan disekolah tersebut.

Padahal dalam laporan yang terakses media dinamikareview, angka untuk pemeliharaan gedung sekolah mencapai setengah milyar lebih persisnya Rp 669.711.300.

“Tahun ini, di SMAN 1 Sindang gaada rehab dan pembangunan mas,” ungkap salah satu penjaga keamanan di SMAN 1 Sindang kepada wartawan koran ini, Kamis pekan kemarin yang keberatan disebut identitasnya.

Data yang terakses media ini, SMAN 1 Sindang mendapatkan anggaran dana BOS sebesar Rp.1.068.375.000 pada tahap I. Dan pada tahap II juga menerima jumlah yang sama yaitu Rp.1.068.375.000. Artinya total yang diterima pada tahun 2024 sebesar Rp. 2.136.750.000.

Jumlah yang diterima sangat fantastis mengingat sekolah favorit ini jumlah muridnya mencapai 1295 siswa.

Baca Juga:

Hasil temuan wartawan ini, sejumlah pos penggunaan dana BOS ada yang janggal yaitu untuk pos anggaran pengembangan perpustakaan sebesar Rp. 321.930.000 pada tahap I, dan pada tahap II juga sebesar Rp.137.104.000. Jika dijumlahkan pada tahun 2024 sekolah tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp. 459.034.000, untuk pengembangan perpustakaan.

0 Komentar